Fenomena Kehamilan Remaja Di Luar Nikah Persfektif Moral Dan Sosial
DOI:
https://doi.org/10.62976/ijijel.v4i2.1911Keywords:
Kehamilan Remaja, Perspektif Moral, Perspektif Sosial, Remaja, Stigma SosialAbstract
Penelitian ini mengkaji fenomena kehamilan remaja di luar nikah melalui perspektif moral dan sosial yang terintegrasi. Penelitian ini didasarkan pada asumsi bahwa fenomena tersebut bukan semata-mata persoalan individu, melainkan merupakan manifestasi dari interaksi kompleks antara nilai-nilai moral, dinamika keluarga, dan lingkungan sosial yang lebih luas. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan metode studi kepustakaan, penelitian ini menganalisis berbagai sumber akademik yang relevan, termasuk buku, artikel ilmiah, dan kerangka regulasi yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya kehamilan remaja di luar nikah berkaitan erat dengan melemahnya internalisasi nilai-nilai moral, terbatasnya pendidikan kesehatan reproduksi, kurangnya pengawasan orang tua, serta pengaruh lingkungan sosial dan media digital. Dari perspektif moral, fenomena ini dipandang sebagai bentuk penyimpangan terhadap norma-norma agama dan etika. Sementara itu, dari perspektif sosial, fenomena ini berkaitan dengan stigma, tekanan sosial, dan ketimpangan struktural yang terutama berdampak pada remaja perempuan. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan komprehensif yang mengintegrasikan pendidikan moral, peningkatan kesadaran kesehatan reproduksi, keterlibatan keluarga, dan kontrol sosial dalam upaya pencegahan terjadinya kehamilan remaja di luar nikah. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman akademik yang lebih holistik serta menawarkan landasan konseptual bagi pengembangan strategi pencegahan yang efektif.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.










