Tinjauan Normatif Syarat Keadilan Poligami Dalam Undang-Undang Keluarga Islam Malaysia
DOI:
https://doi.org/10.62976/ierj.v4i2.2006Keywords:
keadilan poligami, Undang-Undang Keluarga Islam, MalaysiaAbstract
Poligami dalam hukum Islam merupakan praktik yang diperbolehkan dengan syarat utama adanya keadilan, baik dalam aspek material maupun perlakuan terhadap istri. Dalam konteks negara modern, praktik ini tidak hanya dipahami sebagai norma keagamaan, tetapi juga diatur melalui hukum positif, seperti di Malaysia melalui Seksyen 23 Akta Undang-Undang Keluarga Islam 1984 yang mensyaratkan adanya izin dari Mahkamah Syariah. Regulasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa poligami dilakukan secara bertanggung jawab dan tidak merugikan pihak-pihak yang terlibat. Namun, dalam praktiknya, implementasi prinsip keadilan serta urgensi pemberian izin masih menjadi persoalan yang memerlukan kajian lebih lanjut. Penelitian ini berfokus pada analisis syarat keadilan dalam poligami serta urgensi mekanisme perizinan dalam hukum positif Malaysia, dengan membandingkannya dengan perspektif Mazhab Syafi’i, khususnya terkait konsep adh-dharurah. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan mazhab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kesamaan antara Seksyen 23 dan Mazhab Syafi’i dalam menempatkan keadilan sebagai syarat utama poligami, namun berbeda dalam pendekatan, di mana hukum positif Malaysia lebih bersifat administratif dan institusional. Selain itu, ketentuan dalam Seksyen 23 secara implisit mencerminkan konsep adh-dharurah meskipun tidak dinyatakan secara eksplisit. Penelitian ini menyimpulkan bahwa regulasi poligami di Malaysia merupakan bentuk adaptasi hukum Islam dalam konteks modern yang berupaya menjamin keadilan melalui mekanisme perizinan, meskipun masih terdapat tantangan dalam implementasinya secara substantif.
References
Ab. Halim, Mustafa ‘Afifi, dan Shabrina Zata Amni. “Legal System in the Perspectives of H.L.A Hart and Lawrence M. Friedman.” Peradaban Journal of Law and Society 2, no. 1 (16 Juni 2023): 51–61. doi:10.59001/pjls.v2i1.83.
Adib, Ahmad Hidhir, dan Moch Said Ahmad. “Monogamy As The Substance of Pre-Nuptial Agreement: A Cross-Mazhab Comparative Study.” YUDISIA : Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam 15, no. 2 (31 Desember 2024): 165. doi:10.21043/yudisia.v15i2.22270.
Akta Undang-Undang Keluarga Islam (Wilayah-Wilayah Persekutuan) 1984 (Akta 303). Seksyen 23.
Bećirović-Alić, Maida M. “Comparative Legal Review Of Marriage In Sharia Law And Positive Family Law Of The Republic Of Serbia.” Strani pravni život 67, no. 1 (21 April 2023): 109–27. doi:10.56461/SPZ_23107KJ.
Febrianty, Yenny, Hidayati Fitri, Masna Yunita, Esti Royani, Kevin M. Rivera, dan Viorizza Suciani Putri. “Answering the Challenges of Polygamy: Justice and Legal Protection in Islamic and Indonesian Law.” Jurnal Ilmiah Mizani: Wacana Hukum, Ekonomi Dan Keagamaan 12, no. 1 (14 April 2025): 15. doi:10.29300/mzn.v12i1.6930.
Karimullah, Suud Sarim. “The Relevance of the Concept of Justice in Islamic Law to Contemporary Humanitarian Issues.” Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari’ah dan Hukum 8, no. 1 (1 November 2023). doi:10.22515/alahkam.v8i1.7654.
Kelsen, Hans. “Vom Geltungsgrund des Rechts.” Dalam Völkerrecht und Rechtliches Weltbild, disunting oleh F. A. Frhr. V. D. Heydte, I. Seidl-Hohenveldern, St. Verosta, dan K. Zemanek, 157–65. Vienna: Springer Vienna, 1960. doi:10.1007/978-3-7091-5086-3_12.
Mat Zain, Mat Noor, Ahmad Faris Zikri Mahsor, dan Norhoneydayatie Abdul Manap. “Measures to Curb Polygamy Scams in Malaysia: A Legal Perspective.” Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam 7, no. 2 (20 Juni 2023): 1243. doi:10.22373/sjhk.v7i2.16031.
Md Salleh, Anis Shuhaiza, Najah Inani Abdul Jalil, Nor Ashikin Md Nasir, dan Syahmi Awang. “Islamic Family Law On Polygamous Marriage In Malaysia: Between Roses And Thorns.” Jurnal Pembangunan Sosial 27 (1 Oktober 2024): 25–49. doi:10.32890/jps2024.27.2.
Resta, Giorgio. “‘So Lonely’: Comparative Law and the Quest for Interdisciplinary Legal Education.” International Journal for the Semiotics of Law - Revue Internationale de Sémiotique Juridique 37, no. 5 (September 2024): 1569–86. doi:10.1007/s11196-024-10143-1.
Robi’atul Adawiyah. “The Reform of Muslim Women’s Rights in the Marriage Law of Indonesia and Malaysia.” Journal of Law, Policy and Globalization, Februari 2019. doi:10.7176/JLPG/82-15.
Rochi, Shanti Maharanti, dan M. Ali Mubarok. “Wife’s Mental Disorders As A Reason For Polygamy: A Study Of Islamic Law On Case Decisions At The Magelang Religious Court.” Al’Adalah 26, no. 2 (29 Desember 2023): 219–33. doi:10.35719/aladalah.v26i2.352.
Samdani, Jafar. “Doctrine of Necessity (In Islamic Jurisprudence).” Addaiyan Journal of Arts, Humanities and Social Sciences 1, no. 9 (7 Desember 2019): 48–55. doi:10.36099/ajahss.1.9.5.
Santoso, Lukman. “Towards Religiosity-Based Legal Science: Critical-Constructive Prophetic Law on Positivism Paradigm.” Prophetic Law Review 2, no. 2 (1 Desember 2020). doi:10.20885/PLR.vol2.iss2.art6.
Solikin, Nur, dan Moh. Wasik. “The Construction of Family Law in the Compilation of Islamic Law in Indonesia: A Review of John Rawls’s Concept of Justice and Jasser Auda’s Maqashid al-Shari’a.” Ulumuna 27, no. 1 (30 Juni 2023): 315–40. doi:10.20414/ujis.v27i1.708.
Surahman, Maman, dan Nurrohman Nurrohman. “Analysis Of Maqâshid Al-Syarȋ’ah On The Application Of The Collateral In The Mudhȃrabah Contract In Sharia Financial Institutions.” Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah 4, no. 2 (31 Juli 2020): 276–87. doi:10.29313/amwaluna.v4i2.5588.
Umam, Farhan Chaerul, Andi Muhammad Husni Tamrin, Aldian Yusup, Muhammad Rizqi Fahreza, dan Sofiyanti Sofiyanti. “Application of The Principle of Justice in Islamic Civil Dispute Resolution in Indonesia.” Global International Journal of Innovative Research 2, no. 8 (20 Agustus 2024): 1882–89. doi:10.59613/global.v2i8.282.
Zhuang, Jin, dan Lingtao Liang. “From Substantive to Procedural Law: Better Approach to Equal Treatment of Chinese State-Owned and Private Enterprises.” Chinese Studies 10, no. 04 (2021): 211–40. doi:10.4236/chnstd.2021.104014.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












