Digital Piety: Reorienting Habl Min An-Nas Within The Social Media Ecosystem In The Era Of The Industrial Revolution 5.0

Authors

  • Fahriah Fahriah Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin
  • Fahmi Hamdi Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin
  • Salamah Salamah Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin
  • Hamrani Hamrani Politeknik Hasnur

DOI:

https://doi.org/10.62976/ierj.v4i2.1934

Keywords:

Kesalehan Digital, Habl Min An-Nas, Media Sosial, Spiritualitas Ujung Jari, Revolusi Industri 5.0

Abstract

Memasuki era Revolusi Industri 5.0, kemajuan teknologi digital telah secara dinamis merestrukturisasi pola interaksi sosial dan praktik keagamaan masyarakat modern. Munculnya fenomena spiritualitas ujung jari (fingertip spirituality) menandai pergeseran otoritas keagamaan dari ruang fisik tradisional menuju ekosistem digital yang bersifat instan dan on-demand. Namun, keterbukaan arus informasi ini juga memicu tantangan etika virtual berupa penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan perundungan siber yang mengancam harmoni sosial. Kajian ini bertujuan untuk merumuskan konsep Kesalehan Digital sebagai bentuk reorientasi teoretis terhadap makna habl min An-Nas (hubungan antarmanusia) dalam ekosistem media sosial. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif yang menggunakan teknik analisis isi (content analysis) terhadap literatur fundamental kesalehan sosial dan dokumen riset kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesalehan digital adalah manifestasi iman yang kokoh, di mana ketaatan ritual (habl min Allah) menyatu dengan tanggung jawab moral di ruang publik virtual. Implementasi prinsip tabayyun (verifikasi informasi) berdasarkan QS. Al-Hujurat ayat 6 dan internalisasi adab bermedia menjadi parameter utama dalam menjaga integritas informasi serta stabilitas sosial. Fenomena ini melahirkan identitas "Digital Santri" yang mampu melakukan negosiasi iman secara bijak antara otoritas tradisional dan otoritas virtual. Kajian ini merekomendasikan pentingnya integrasi literasi digital religius dalam kurikulum pendidikan sebagai instrumen preventif guna mewujudkan masyarakat virtual yang beradab di era Masyarakat 5.0.

References

Astriani, Aveny Septi, Sri Maryani, Ichsan Fauzi Rachman, Nisatami Husnul, dan Siti Pitrianti. “Edukasi Literasi Digital Dalam Memfilter Konten Hoaks Di Karang Taruna Bangkit Jaya Kota Tasikmalaya.” Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS 1, no. 4 (2023): 353–60. https://doi.org/10.59407/jpki2.v1i4.57.

Bahri, Syamsul. Pengaruh Intensitas Penggunaan Media Sosial Terhadap Tingkat Kesalehan Sosial Mahasiswa Fakultas Ushuluddin Dan Pemikiran Islam Angkatan 2021 Uin Sunan Kalijaga Yogyakarta. 2024.

Efendi, Endrika Widdia Putri, dan Salsa Hamidah Efendi. “Merawat Kesalehan Beragama di Era Digital.” Al-Adyan: Journal of Religious Studies 3, no. 2 (2022): 94–106.

Famuji, Untung, Nur Kholis, Abdul Basit, dan Abdul Malik Ahmed. “Click, Share, Da’wah: Spiritual Revolution at Your Fingertips.” Lentera: Jurnal Ilmu Dakwah Dan Komunikasi 09, no. 02 (2025): 15. https://doi.org/https://doi.org/10.21093/lentera.v9i02.11197.

Fathoni Hasyim, Muh. KESALEHAN INDIVIDUAL DAN SOSIAL DALAM PERSPEKTIF TAFSIR TEMATIK (komparasi penafsiran ayat-ayat tentang kesalehan dalam islam menurut tokoh NU, muhammadiyah dan HTI di jawa timur). UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL, t.t.

Ihsani, A. Fikri Amiruddin, dan Novi Febriyanti. “Etika Komunikasi Sebagai Kontrol Kesalehan Virtual dalam Perilaku Bermedia Masyarakat di Era Digital.” Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial 2, no. 1 (2021): 24. https://doi.org/10.36722/jaiss.v2i1.512.

Mau, Muliadi, Idrus Idrus, dan Muh Akbar. Pengaruh Literasi Media Sosial Terhadap Pengetahuan Remaja Di SMAN 6 Makassar. 2025.

Mukhlisin, Mukhlisin, Fil Isnaeni, Nurjaya Nurjaya, Mukhoyyaroh Mukhoyyaroh, dan A. Ari Masyhuri. “Urgensi Literasi Digital Bagi Santri Milenial Di Pondok Pesantren Rahmatutthoyibah Al Iflahah Gunung Kaler Tangerang.” Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) - Aphelion 1, no. 2 (2021): 208. https://doi.org/10.32493/jpka.v1i2.9672.

Nurangraini, Adelia Suci, Azizah Jumaita Ayu, Cynthia Bunga, Dea Kartika, dan Delima Gussantina. Transformasi Budaya Digital: Pengaruh Media Sosial Terhadap Interaksi Sosial Remaja Di Universitas Negeri Padang. 9 (2025).

Qalby, Nur, Miftahul Hasanah, dan Mutmainna Yusra Hidayah. Makna Kesalehan Bagi Muslim Dalam Pendekatan Fenomenologi. t.t.

Rahmadini, Bella. “Kesalehan Sosial Perspektif A. Mustofa Bisri.” Skripsi, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU PEKANBARU, 2023.

Rais, Abdul Halim. Pengembangan Literasi Digital Dalam Pembelajaran Pai Untuk Mencegah Disinformasi Agama Pada Generasi Z. 3, no. 2 (2026).

Rohmah, Fitriana Laila Nur, dan Muh Nur Rochim Maksum. “Analisis Fenomena Kesalehan Digital Pejuang Masjid Ums Menurut Perspektif Muhammadiyah.” Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi 5, no. 1 (2025): 47. https://doi.org/10.31602/jmpd.v5i1.18164.

Sa’adah, Karomatus, Rifqi Khairul Anam, Resfia Salsabila Makadina, dan Toyiba Sariroh. Otoritas Guru Versus Penceramah Media Sosial: Analisis Pergeseran Rujukan Keagamaan Generasi Muda. t.t.

Saputra, Dedi. “Hybrid Religious Engagement: Generation Z’s Negotiation of Faith Across Digital and Physical Spaces.” Ath-Thariq: Jurnal Dakwah dan Komunikasi 9, no. 1 (2025): 84–97. https://doi.org/10.32332/ath-thariq.v9i1/h07avp83.

Susanti, Ria. “Transformasi Religiusitas Generasi Z Dari Transisi Tradisional Ke Teknologi.” INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) CURUP, 2025.

Syaefudin, Mochamad, Amelia Dwi Handayani, dan Handini Handini. “Analyzing Religious Hoaxes and Information Literacy: A Qualitative Study of @JabarSaberHoaks.” Profetik: Jurnal Komunikasi 18, no. 1 (2025). https://doi.org/10.14421/pjk.v18i1.3100.

Syarif, Zainuddin, dan Abd Hannan. “ISLAMIC DISRUPTION: How Digital Platform Changes Religious Pattern of Muslim Society in Contemporary Indonesia.” Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam 22, no. 1 (2022): 141–70. https://doi.org/10.21154/altahrir.v22i1.3730.

Wardiana, Wina. “Pengaruh Literasi Agama, Literasi Budaya Dan Literasi Digital Terhadap Moderasi Beragama Guru Pai Di Nusa Tenggara Barat.” Disertasi, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MATARAM, 2024.

Zuhri, Achmad Muhibbin, dan Jauharoti Alfin. “Online-Offline in Religion; Observing Islamic Learning Patterns in Online Media.” Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman 33, no. 2 (2022): 223–38. https://doi.org/10.33367/tribakti.v33i2.2720.

Downloads

Published

17-06-2026

How to Cite

Fahriah, F., Hamdi, F., Salamah, S., & Hamrani, H. (2026). Digital Piety: Reorienting Habl Min An-Nas Within The Social Media Ecosystem In The Era Of The Industrial Revolution 5.0. Interdisciplinary Explorations in Research Journal, 4(2), 355–371. https://doi.org/10.62976/ierj.v4i2.1934

Issue

Section

Articles