Model Kontinjensi Perilaku Dalam Kinerja Pegawai: Studi Pada Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin
DOI:
https://doi.org/10.62976/ierj.v4i1.1788Keywords:
kinerja pegawai, kepuasan kerja, motivasi kerja, disiplin kerja, moderasiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja, motivasi kerja, dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai dengan mengajukan model behavioral-contingency. Studi ini menempatkan disiplin kerja sebagai variabel moderasi yang menjelaskan bagaimana faktor psikologis diterjemahkan menjadi kinerja nyata. Penelitian dilakukan pada pegawai administrasi di Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan teknik stratified random sampling terhadap 87 responden. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dan uji interaksi moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sementara kepuasan kerja menunjukkan pengaruh yang relatif lebih lemah. Selain itu, disiplin kerja terbukti secara signifikan memperkuat hubungan antara motivasi kerja dan kinerja, serta secara parsial memoderasi hubungan antara kepuasan kerja dan kinerja. Temuan ini menegaskan bahwa disiplin kerja berfungsi sebagai mekanisme eksekusi yang menghubungkan kondisi psikologis dengan output kinerja. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis melalui pengembangan model kontinjensi perilaku yang menjelaskan hubungan antara kepuasan kerja, motivasi, dan kinerja secara lebih komprehensif, serta memberikan implikasi praktis bagi pengelolaan sumber daya manusia di sektor pendidikan tinggi.
References
Aiken, L. S., & West, S. G. (1991). Multiple regression: Testing and interpreting interactions. Sage Publications.
Cerasoli, C. P., Nicklin, J. M., & Ford, M. T. (2014). Intrinsic motivation and extrinsic incentives jointly predict performance: A 40-year meta-analysis. Psychological Bulletin, 140(4), 980–1008. https://doi.org/10.1037/a0035661
Cochran, W. G. (1977). Sampling techniques (3rd ed.). Wiley.
Cronbach, L. J. (1951). Coefficient alpha and the internal structure of tests. Psychometrika, 16(3), 297–334. https://doi.org/10.1007/BF02310555
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The “what” and “why” of goal pursuits: Human needs and the self-determination of behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227–268. https://doi.org/10.1207/S15327965PLI1104_01
Gujarati, D. N. (2003). Basic econometrics (4th ed.). McGraw-Hill.
Hofstede, G. (2011). Dimensionalizing cultures: The Hofstede model in context. Online Readings in Psychology and Culture, 2(1). https://doi.org/10.9707/2307-0919.1014
Judge, T. A., Thoresen, C. J., Bono, J. E., & Patton, G. K. (2001). The job satisfaction–job performance relationship: A qualitative and quantitative review. Psychological Bulletin, 127(3), 376–407. https://doi.org/10.1037/0033-2909.127.3.376
Locke, E. A. (1976). The nature and causes of job satisfaction. In M. D. Dunnette (Ed.), Handbook of industrial and organizational psychology (pp. 1297–1349). Rand McNally.
Mangkunegara, A. A. A. P. (2009). Evaluasi kinerja sumber daya manusia. Refika Aditama.
Powers, W. T. (1973). Behavior: The control of perception. Aldine Publishing Company.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). Pearson Education.
Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research methods for business: A skill-building approach (7th ed.). Wiley.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












