Peran Museum Bwawijaya Malang Dalam Pelestarian Sejarah Dan Berpengetahuan Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.62976/ierj.v4i1.1784Keywords:
Museum, Masyarakat, Evolusi, Inovasi MuseumAbstract
Membahas bagaimana museum menjadi elemen penting dalam pendidikan modern dan pariwisata edukasi. juga sebagai pusat pembelajaran. Musium Brawijaya merupakan tempat menyimpan barang bersejarah perjuangan Indonesia khusnya di kota Malang. yang menyediakan pengalaman yang menarik dan bermakna bagi masyarakat khususnya pelajar. Artikel ini bertujuan bahwa museum memiliki potensi besar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang sejarah, budaya, dan ilmu pengetahuan. Dengan menggali peran museum dalam proses pendidikan formal dan informal, dapat ditemukan cara untuk memaksimalkan manfaatnya dalam dinamika masyarakat modern.
References
Akbar, A. (2010). Museum di Indonesia Kendala dan Harapan. Papas Sinar
Ardika, I. W. (2012). Museum Sebagai Daya Tarik Wisata: Perspektif Multikulturalisme. Arkeologi Membuktikan Bahwa Sulawesi Utara Adalah Gerbang Asia Pasifik Sejak Prasejarah. https://iaaipusat.wordpress.com/2012/05/04/museum-sebagai-daya-tarik-wisata- perspektifmultikulturalisme/
Asmara, D. (2019). Peran Museum dalam Pembelajaran Sejarah. Kaganga : Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Riset Sosial-Humaniora, 2(1), 10–20. https://doi.org/10.31539/kaganga.v2i1.707
Firdaus, D. W., & Armiyati, L. (2020). Belajar Sejarah Di Museum: Optimalisasi Layanan Edukasi Berbasis Pendekatan Partisipatori. Jurnal Artefak, 7(2), 19. https://doi.org/10.25157/ja.v7i2.3472
Harahap, Y. A., Lubis, S., Azhar, K., Ginting, S. N., & Hasibuan, M. (2023). Kerja Sama Perpustakaan Berbasis Digital: Membangun Akses dan Kolaborasi untuk Pendidikan dan Inovasi. ITQAN: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan, 14(1), 29–40. https://doi.org/10.47766/itqan.v13i2.779
https://doi.org/10.47256/kepariwisataan.v15i01.146 Rakhim, R. A., & Witasari, N. (2021). Museum Ranggawarsita Sebagai Ruang Publik dalam Dinamika
Istina, D. (2022). Keberadaan dan Fungsi Museum Bagi Generasi Z. Jurnal Tata Kelola Seni, 8(2), 95–104. https://doi.org/10.24821/jtks.v8i2.7096
JAPRI (Jurnal Perpustakaan dan Informasi) Vol.6 No.2 2024
Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah, 15(01),
Labawo, Y. (2020). Museum sebagai Daya Tarik Wisata Budaya. Luwuk Post. https://luwukpost.id/2020/10/ museum-sebagai-daya-tarik-wisata-budaya/
Mansyur, S. (2010). Museum Negeri: Sebuah Upaya Melestarikan Memori Kolektif. Kapata Arkeologi, 6(11), 25–48. https://doi.org/10.24832/kapata.v6i11.143
McLean, K. (1990). Palnning for People in Museum Exhibitions. Association of Science-Technology Centres. Nazir, M. (2003). Metode penelitian. Ghalia Indonesia.
Posha, B. Y., & Yusnita, H. (2023). Peran Museum Sebagai Pusat Edukasi Dan Daya Tarik Wisata Bagi Masyarakat Sambas. Journal of Community Services), 1(1), 46–58. https://doi.org/10.37567/ belalek.v1i1.2200
Prasetyo, D., Manik, T. S., & Riyanti, D. (2021). Pemanfaatan Museum Sebagai Objek Wisata Edukasi.
Sejarah di Jawa Tengah Sebagai Barometer Budaya Jawa (1975-2017). Journal of Indonesian History, 10(2), 191–207. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jih
September, 14. http://torc.linkbc.ca/torc/downs1/Artcl_PowerCulturalTourism-GL.pdf
Siregar, N. A. M., Khadijah, U. L. S., & Novianti, E. (2021). Strategi Resiliensi Museum dan Galeri Foto Jurnalistik Antara Menghadapi Pandemi Covid-19. Rekam, 17(1), 13–26. https://doi.org/10.24821/ rekam.v17i1.4945
Sutaarga, A. (1983). Pedoman Penyelenggaraan dan Pengelolaan Museum. Direktorat Permuseuman Direktorat Jendral Kebudayaan, P&K.
Suwena, I. K., & Widyatmaja, I. G. N. (2010). Pengetahuan Dasar Ilmu Pariwisata.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












