Filosofi Pendidikan Karakter Dimensi Pancasila Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.62976/ierj.v3i1.1356Keywords:
Pendidikan Karakter, Filsafat, Siswa Sekolah DasarAbstract
Pendidikan karakter harus diterapkan pada seluruh jenjang pendidikan, khususnya pada jenjang sekolah dasar. Hal tersebut dikarenakan siswa pada jenjang sekolah dasar masih memiliki pola pikir yang sederhana sehingga peluang untuk menanamkan karakter luhur cukup tinggi. Filsafat pendidikan memiliki tujuan yang sejalan dengan tujuan Negara Republik Indonesia, yaitu membentuk manusia berkepribadian mulia dan berkarakter kuat. Namun, pada kenyataannya, sistem pendidikan di sekolah dasar lebih menitikberatkan pada penguasaan pengetahuan, sedangkan aspek karakter cenderung terabaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penanaman pendidikan karakter yang tercermin dalam dimensi Pancasila dari perspektif filsafat pendidikan Ki Hajar Dewantara dan implementasinya dalam Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur untuk mengeksplorasi informasi terkini terkait pendidikan karakter dalam dimensi Pancasila di sekolah dasar, serta wawancara dan observasi di SD/MI Mambaul Ulum Malang untuk melengkapi perspektif praktis. Data dianalisis dan diringkas untuk mengidentifikasi bukti konsisten tentang filosofi pendidikan karakter dan aplikasinya dalam Kurikulum Merdeka. Pendekatan ini memungkinkan penggabungan perspektif filosofis dengan informasi nyata mengenai aplikasi pendidikan karakter di lingkungan pendidikan. Namun, metode ini memiliki keterbatasan, termasuk potensi bias pemilihan sumber dan keterbatasan sampel.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filosofi pendidikan karakter ini berkaitan erat dengan pembentukan moral, akhlak, dan budi pekerti luhur pada peserta didik.
References
Afipah, H., & Imamah, I. (2023). Implementasi projek penguatan profil pelajar Pancasila terhadap enam dimensi karakter di PAUD. Journal of Education Research, 4(3), 1534-1542.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa - Kemendikbudristek. (2022). Internalisasi ajaran Ki Hajar Dewantara, profil pelajar Pancasila, dan kearifan lokal untuk penguatan literasi.
Dewantara, K. H. (1967). Pendidikan dan kebudayaan. Pustaka Jaya.
Dewey, J. (1997). Democracy and education: An introduction to the philosophy of education. Free Press.
Firmansyah, M., & Asmuki, A. (2023). Pemikiran pragmatisme ibnu khaldun dan relevansinya dengan merdeka belajar kurikulum merdeka. Edupedia: Jurnal Studi Pendidikan Dan Pedagogi Islam, 8(1), 99–108.
Gutek, G. L. (2009). Philosophical and ideological perspectives on education. Pearson Education.
Gunawan, H. (2012). Pendidikan karakter: Konsep dan implementasi. Alfabeta.
Hanafiyah, A., Ilahi, H., & Kurniawan, H. (2023). Perlukah diterapkan di Indonesia guna mengatasi kesenjangan pendidikan. Jurnal SIKAP, 7(2), 113.
Handayani, N. N. L. (2023). Peningkatan literasi digital dan karakter peserta didik melalui implementasi kurikulum merdeka. Lampuhyang, 14(2), 144–159. https://doi.org/10.47730/jurnallampuhyang.v14i2.354
Herlina, H., et al. (2023). Kendala dan kebutuhan guru sekolah dasar dalam implementasi kurikulum merdeka. Jurnal Basicedu, 7(5), 2928–2941. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i5.6086
Kemendikbud. (2022). Panduan implementasi kurikulum merdeka. Jakarta: Kemendikbud.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 22 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2020-2024.
Lickona, T. (1996). Education for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.
Mulya, M. (2019). Pengembangan kurikulum berbasis karakter. Andi.
Muslich, M. (2011). Pendidikan karakter: Menjawab tantangan krisis multidimensional. Jakarta: Bumi Aksara.
Nurgiansah, R. (2020). Profil pelajar Pancasila dalam pendidikan karakter. Gramedia.
Sutjipto, S., & Gunawan, H. (2010). Filsafat pendidikan: Perspektif Barat dan Islam.
PT RajaGrafindo Persada.
Suyanto. (2009). Menjadi guru profesional: Strategi meningkatkan kualitas pembelajaran. Esensi.
Tilaar, H. A. R. (2010). Ki Hajar Dewantara: Philosophy of education and the education of character. Jurnal Pendidikan Karakter, 1(1), 1-15.
Suwito, S. (2019). Dynamic character education: A contemporary approach. Journal of Character Education, 15(2), 25-40.
https://doi.org/10.1177/1559827619867894 Zubaedi. (2011). Desain pendidikan karakter . Kencana.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












